Masalah yang Sering Terjadi Pada Drone dan Solusinya

Untuk menghasilkan sebuah video yang bagus dari atas dengan pemandangan full, menggunakan drone merupakan solusinya, untuk dapat menggunakan dan menerbangkan drone terkadang tidak selalu sesuai dengan yang kita inginkan atau ekspektasi. Ada beberapa faktor yang cukup menyulitkan anda saat ingin menerbangkan drone, baik dari faktor internal dan juga faktor eksternal,  seperti kondisi geografis area penerbangan drone. Seperti terhalang bukit, gedung, pepohonan dan juga sebagainya. Namun anda tidak perlu khawatir jika permasalahan itu muncul pada drone anda, anda cukup mengetahui maslah dan solusinya. Berikut 5 permasalahan yang sering terjadi pada drone serta solusinya:

  • Baling – Baling Tidak Bekerja Optimal
  • Sinyal Terganggu saat Terbang
  • Arah Terbang Tidak Normal
  • Lensa Bura dan Mengembun
  • Baterai Bermasalah
Sumber gambar: One Media

 

  1. Baling – Baling Tidak Bekerja Optimal

Maslah pertama yang sering muncul pada drone yaitu, adanya permasalahan pada baling – baling. Baling – baling merupakan salah satu komponen penting untuk dapat menerbangkan drone dengan baik dan stabil. Baling – baling atau propeller ini sangat rentan terkikis dan juga mengalami kerusakan akibat benturan. Permasalahan seperti tercuil saja dapat berdampak besar pada performa drone itu sendiri.

Sumber gambar: Indonesia360

 

Maka dari itu, untuk menghindari permasalahan pada baling – baling drone, anda perlu periksa secara berkala saat akan menerbangkannya. Pastkan bahwa drone yang anda miliki dalam kondisi yang baik dan tidak mengalami kerusakan. Jika telah terjadi kerusakan pada baling – baling drone yang anda miliki anda dapat menganti atau membeli baru baling-baling (propeller) yang bermasalah.

 

  1. Sinyal Terganggu saat Terbang
Sumber gambar: Linio Blog MX

 

Permasalahan ke-dua yang kerap muncul pada drone yaitu, masalah pada sunyal GPS. Masalah ini cukup menghawatirkan beberapa pilot drone, karena dapat menyebabkan drone hilang. Permasalahan tersebut biasanya dikarenakan penerbangan berada di area yang cukup luas, atau melebihi jarak jangkau sinyal. Tidak hanya itu, faktor geografis juga berpengaruh seperti gedung-gedung tinggi, perbukitan serta pegunungan dapat menghalangi sinyal GPS pada drone. Untuk mengatasinya anda dapat menerbangkan diarea terbuka dengan cuaca dalam kondisi cerah.

 

  1. Arah Terbang Tidak Normal
Sumber gambar: Parent Guide

 

Permasalahan yang kerap terjadi yang ke-tiga yaitu, arah terbang drone yang tidak normal. Hal tersebut biasanya terjadi karena sinyal yang terhalang dan kalibrasi kompas yang tidak sesuai. Faktor lainnya dapat disebabkan karena adanya gangguan magnetik dan frequensi radio. Maka dari itu sebaiknya anda dapat meletakkan drone dengan sumber elektromagnetik yang cukup kuat.

Contohnya yaitu: adanya sinyal dari kabel istrik maupun tower sinyal seluler. jangan lupa juga anda untuk memperhatkan remot kontrol dan pastikan kalibrasi setting-nya sudah benar.

Sumber gambar: Liu Purnomo

 

  1. Lensa Buram dan Mengembun

Masalah pada drone yaitu lensa buram dan mengembun biasanya terjadi karena faktor cuaca yang dingin ataupun berkabut, sehingga hal tersebut dapat menyebabkan lensa mengembun. Begitupula dengan menerbangkan drone pada ketinggian tertentu.

Untuk mengembalikan lensa drone seperti semula, anda cukup mengeringkannya, hangatkan suhu di area drone saat tidak digunakan. Anda dapat melakukannya dengan blower, hal yang perlu diperhatikan yaitu tetap pada jarak aman sekitar 30cm dan lakukan secara perlahan. Cara lain yaitu, masukkan drone ketempat yang lebih kering dan tempat yang mampu menyerap kelembapan dengan bahan kimia seperti silica gel, lalulu tutup tempat tersebut dalam beberapa saat.

 

  1. Baterai Bermasalah
Sumber gambar: Doran Gadget

Permasalahan yang kerap terjadi pada drone yang terakhir yaitu, masalah pada baterai. Baterai drone umumnya memiliki waktu terbang selama 30-40 menit di udara. Namun, dapat terjadi masalah pada durasi penerbangan, karena terdapat masalah pada baterai. Permasalahan ini dapat membuat daya semaki menurun bahkan hal terburuknya yaitu tidak dapat berfungsi.

Solusi agar daya baterai tetap prima, sebaiknya anda melepas charger saat akan mengisi daya ketika sudah penuh. Selanjutnya, ketika baterai telah digunakan lebih dari 80% anda perlu menghentikan pengoprasian drone dan anda dapat mengisi daya kembali menggunakan charger original. Hal terakhir yang perlu diperhatikan yaitu, anda harus tetap merawat dan menyimpan baterai drone ditempat yang aman.

Itulah 5 permasalahan yang kerap terjadi pada drone beserta solusinya, garis besar yang dapat diperhatikan yaitu selalu periksa secara berkala ketika hendak menerbangkan drone, hal tersebut dapat mencegah beberapa masalah yang akan terjadi. Tidak hanya itu menyurve lokasi dan melihat siatuasi cuaca juga penting agar tidak terjadi masalah seperti kemungkinan terjadi hujan.

 

Leave a Reply
Chat

Klik Tombol di bawah ini
untuk Chat

Jam Operasional 09:00 - 22:00